Sebagai bentuk kepedulian, empati, dan solidaritas terhadap warga yang sedang berduka, Kepala Desa Ciangsana melaksanakan takziah ke rumah duka almarhumah Ustadzah Badriah, salah seorang warga yang berdomisili di wilayah Cikeas Parung, Dusun 05, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.
Kehadiran Kepala Desa Ciangsana di tengah keluarga yang berduka merupakan wujud nyata kedekatan pemerintah desa dengan masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas dalam bidang pemerintahan dan pembangunan, pemerintah desa juga memiliki tanggung jawab sosial dan kemanusiaan untuk hadir di tengah masyarakat, terutama ketika warga mengalami musibah kehilangan anggota keluarga tercinta.
Dalam suasana penuh duka, takziah tersebut menjadi momentum untuk menyampaikan belasungkawa, memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan, serta mendoakan agar almarhumah Ustadzah Badriah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kehadiran ini juga mencerminkan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan kepedulian sosial yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Desa Ciangsana.
Kepala Desa Ciangsana menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhumah Ustadzah Badriah. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi ujian ini.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Desa Ciangsana, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhumah Ustadzah Badriah. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan kekhilafan almarhumah, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan alam kuburnya, serta menempatkan almarhumah di tempat terbaik di sisi-Nya. Kepada keluarga yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan,” demikian pesan belasungkawa yang disampaikan dalam kesempatan tersebut.
Takziah juga menjadi pengingat bahwa hubungan antara pemerintah desa dan masyarakat tidak hanya terjalin melalui pelayanan administrasi maupun kegiatan pembangunan, tetapi juga melalui perhatian dan kehadiran dalam berbagai keadaan, baik suka maupun duka. Pemerintah desa merupakan bagian dari masyarakat yang harus senantiasa menjaga silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama.
Almarhumah Ustadzah Badriah dikenang dalam suasana penuh penghormatan oleh keluarga dan masyarakat yang hadir. Doa serta ungkapan belasungkawa yang disampaikan diharapkan dapat memberikan penguatan batin bagi keluarga yang sedang berduka, sekaligus menjadi pengingat bagi semua pihak akan pentingnya menghargai kehidupan, mempererat tali silaturahmi, dan senantiasa berbuat kebaikan selama masih diberikan kesempatan.
Pemerintah Desa Ciangsana turut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan almarhumah agar memperoleh rahmat dan ampunan Allah SWT. Semoga segala amal kebaikan yang telah dilakukan semasa hidupnya menjadi amal jariyah dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa berada dalam lindungan-Nya.

Melalui kegiatan takziah ini, Pemerintah Desa Ciangsana kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, kepedulian, dan kebersamaan. Sebab, pelayanan kepada masyarakat bukan hanya tentang pembangunan fisik dan administrasi, melainkan juga tentang membangun hubungan kekeluargaan, memberikan dukungan moral, serta merawat rasa persaudaraan dalam setiap keadaan